Blacklist / RBL Checker

Periksa reputasi IP atau domain Anda di berbagai database blacklist spam (DNSBL/RBL).

Tentang Blacklist / RBL Checker

Cek apakah IP atau domain Anda masuk daftar hitam spam (DNSBL/RBL) di puluhan database sekaligus.

Tersedia juga sebagai API: GET /api/blacklist?q=8.8.8.8 atau contoh.com

Blacklist Checker: kenapa email Anda mendarat di folder spam

Anda sudah susah payah menyusun email penting, menekan kirim, lalu penerima bilang tidak menerima apa-apa. Cek folder spam mereka, ternyata di situ. Frustrasi, kan? Salah satu biang kerok paling sering adalah IP server email Anda masuk daftar hitam alias blacklist.

DNSBL atau RBL adalah basis data yang mengumpulkan alamat IP yang pernah ketahuan mengirim spam. Penyedia email besar mengandalkan daftar ini untuk menyaring. Sekali IP Anda terdaftar, reputasinya jatuh dan email Anda otomatis dicurigai. Tool ini mengecek IP atau domain Anda ke puluhan DNSBL sekaligus, jadi Anda langsung tahu posisi reputasi Anda di mata dunia.

Kenapa IP bisa masuk blacklist?

Penyebabnya beragam. Bisa karena ada perangkat di jaringan Anda yang terinfeksi malware lalu mengirim spam diam-diam. Bisa karena server email salah konfigurasi sehingga menjadi open relay yang dimanfaatkan orang lain. Kalau Anda pakai shared hosting, kadang Anda kena getah tetangga satu IP yang nakal. Apa pun sebabnya, akar masalahnya harus dibereskan dulu sebelum mengajukan keluar.

Langkah keluar dari blacklist

Tidak semua listing sama beratnya

Kalau Anda hanya terdaftar di satu daftar kecil yang jarang dipakai, dampaknya mungkin tidak terasa. Yang harus benar-benar Anda urus adalah listing di daftar besar yang dipercaya banyak provider, seperti Spamhaus. Fokuskan energi ke sana lebih dulu.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

IP saya masuk blacklist, email jadi sering nyangkut. Gimana keluarnya?

Pertama, cari tahu kenapa bisa masuk; biasanya karena ada perangkat yang terinfeksi mengirim spam, atau server email salah konfigurasi sehingga jadi open relay. Perbaiki dulu akar masalahnya. Setelah itu kunjungi situs DNSBL yang melisting Anda dan ajukan delisting lewat formulir mereka. Kalau akarnya tidak dibereskan, Anda akan masuk lagi tak lama kemudian.

Kenapa satu IP bisa bersih di sebagian besar daftar tapi listed di satu-dua tempat?

Tiap DNSBL punya kebijakan dan sumber data sendiri. Ada yang agresif, ada yang longgar. Listing di satu daftar kecil yang jarang dipakai biasanya tidak terlalu berdampak. Yang perlu Anda khawatirkan adalah daftar besar yang dipercaya banyak provider email seperti Spamhaus.

Sudah delisting tapi masih ditandai, normal?

Normal dalam jangka pendek. Hasil DNSBL juga punya cache. Setelah pengajuan delisting Anda disetujui, butuh waktu sampai perubahan itu menyebar dan cache lama hilang. Cek ulang setelah beberapa jam sampai sehari.